Di Balik Social Networking

Social Networking adalah hal yang sangat kita gandrungi di jaman sekarang ini. Tentu saja kemudahan yang kita dapatkan dari social network itu sangat dapat kita rasakan. Contohnya saja social network yang sangat booming di tahun 2000an yaitu Friendster, kalau yang sekarang adalah Facebook. Ini adalah contoh dari social network yang tipenya mengkoneksi friends, contoh lainnya adalah MySpace dan masih banyak lagi.

Selain social network  yang tipenya berkoneksi dengan teman, ada juga yang tipenya hanya berfungsi untuk mengupdate status, contohnya Plurk dan Twitter dan masih banyak lagi.

Tapi pernahkah kita berpikir, kenapa ada banyak orang yang mau menciptakan dan menjalankan bisnis Social Network? apakah bisnis social network ini memberikan revenue yang besar bagi perusahaannya?

baiklah kita melihat business process framework untuk social networking yang saya buat ini.

 

Jadi sebenarnya social networking hanya mengambil keuntungan melalui advertising, online credit dari game-game aplikasi dan merchandising revenue. Padahal banyak juga cost structure yang harus ditutupi. Tapi dengan banyaknya orang yang memakai social networking (dengan segala keuntungan dan kemudahannya), social networking akan tetap bertahan untuk waktu yang lama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s