The Final Posting : Spiritual Creativity

What is spiritual creativity? Pertama kali saya mendengar kata “spiritual creativity”, yang ada di kepala saya adalah “apaan tuh???” jadi, saya langsung meng-wikipedia. Ga ada sih arti kata spiritual creativity di Wikipedia. Yaaaahhhh, om Google juga ga ngasih jawaban yang jelas tentang spiritual creativity itu sendiri. Jadi, lebih baik kita pecahkan saja dulu kata “spiritual creativity” menjadi “spiritual” dan “creativity” NGONG~

menurut google translate, spiritual ituartinya ‘rohani’. Dan, creativity yang sudah satu semester ini kita pelajari adalah kreatifitas yang berarti see something differently and out of the box. Jadi, kalo di combine, spiritual creativity itu adalah think out of the box spiritually, secara kejiwaan. Saya juga ga mengerti sepenuhnya tentang apa yang saya tulis ini sih, soalnya sampe sekarang pun tetep aja arti spiritual creativity itu masih mengawang-awang.

Baiklah, akan saya renungkan sejenak.

TING TINGTING TING……

Setelah melalui pemikiran panjang nan rumit dan ga jelas, maka saya putuskan bahwa spiritual creativity itu adalah kreatifitas yang membutuhkan sentuhan jiwa secara rohaniah. Jadi kreatifitas yang terbentuk di sini adalah berdasarkan apa yang dipercayai oleh jiwa seseorang, dan kepercayaan ini lebih mengarah kepada hal yang abstrak danbukan scientifically.

Contohnya saja, Steve Jobs yang menekankan kepada unsur style tercermin dalamkarya-karyanya. Kita lihat saja iPod, iPad, dan iPhone. Dalam setiap karyanya itu selalu tercermin style yang elegan dan itu merupakan ‘kepercayaan’ dari Steve Jobs. Steve Jobs memiliki pemikiran bahwa style adalah suatu hal yang diprioritaskan, dan hal tersebut keluar dari jiwanya.

Contoh lainnya…… Pak Apiq (cihuyyyy!). Pak Apiq percaya bahwa matematika itu sebenarnya tidak menakutkan dan matematika bisa dimengerti dengan mudahnya. Dengan kepercayaan bahwa semua orang dapat dengan mudah mengerti matematika, maka kreatifitas yang terbentuk oleh Pak Apiq adalah Apiq Quantum, belajar matematika dengan cara bermain. Nah, dengan kreatifitas yang tercipta dari kepercayaan itu maka Pak Apiq dapat menemukan cara-cara mempermudah pengertian matematika.

Mungkin ini saja contoh yang bisa saya berikan, mudah-mudahan bisa dimengerti. Saya juga tidak yakin maksud dari spiritual creativity yang dimaksud adalah yang saya jelaskan ini atau tidak, tapi saya yakin masih banyak pengertian-pengertian lain dari pemikiran orang yang berbeda.

So this is my final posting for Creativity and Innovation course,
saya sangat menikmati tugas-tugas yang diberikan oleh kuliah CI dan saya yakin apa yang saya kerjakan dapat bermanfaat bagi saya dan orang-orang yang membacanya.

CIAO!

ANNYEONG!

ADIOS!

Advertisements

NEWEST IPAD (?)

SCAMPER.

Substitute – Combine – Adapt – Modify – Put to Other Uses – Eliminate – Rearange

Sebuah barang yang akan saya SCAMPER-in kali ini adalah tablet PC. Hemmm….mengapa? hal ini terinspirasi dari tugas Business Risk and Venture Capital saya yang membuat saya terpaksa mengerjakan business plan dalam sehari semalam (padahal udah dikasih 2 minggu sebelumnya hahaha).

Di business plan itu, akhirnya saya mengajukan untuk membuat bisnis tablet PC, semacam iPad, Samsung Galaxy Tab, dan lain-lain, bernama Iocus Practica Tab (ga penting juga sebenarnya). Agar lebih mudah, maka saya akan men-SCAMPER-kan iPad saja yaaaa? haha

SUBSTITUTE.

Tentu saja yang akan saya substitute adalah………. tenaga yang digunakan untuk mengisi batre. Pake tenaga surya oke kali ye? ahahahaha

COMBINE

iPad harus harus harus dan harus dicombine dengan KAMERA. Wajib tuh hukumnya. Seperti Samsung Galaxy Tab, iPad akan memiliki kamera belakang dan depan, agar dapat merekam video dan juga dapat menggunakan video call.

ADAPT

Gimana kalo iPad mengadaptasi proyektor? Gampang untuk presentasi dimana aja kapan aja! iPad bisa menjadi proyektor mini (walaupun tidak sebesar proyektor pada umumnya).

 

 

 

MODIFY

Untuk iPad, lebih baik dimodifikasi ukurannya. Menurut saya, ukuran iPad agak terlalu besar untuk menjadi sebuah tablet PC yang bisa dibawa kemana-mana. Supaya lebih menyerupai sebuah buku, iPad dimodifikasi ukurannya menjadi sebesar majalah GoGirl, sehingga memegang iPad serasa memegang buku pada umumnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

PUT TO OTHER USES

iPad harusnya juga bisa dipakai sebagai alat presentasi virtual 3 dimensi, kaya yg ada di tipi tipi itu lohh… jadi bisa dipake presentasi 3D khususnya untuk presentasi pemodelan bangunan dan sebagainya. Jadi bangunannya bisa muncul terus muter-muter di atas iPadnya heheh

 

 

 

 

ELIMINATE

Yang harus dihilangin itu…mmmm….mungkin harganya yaaa? haha termasuk ga sih? iya in ajalah ya… eliminate harganya dong, mahal deh iPad, padahal ga terlalu banyak kelebihan juga dibanding tablet PC lainnya, iPad itu hanya lebih di aplikasi dan brand (in my opinion wae ya).

 

 

 

 

REARRANGE

sebenarnya tidak banyak yang perlu di rearrange dari iPad karena iPad sudah memiliki kualitas yang baik, marketing yang baik, after sales service yang baik dan sebagainya 🙂

Di Balik Social Networking

Social Networking adalah hal yang sangat kita gandrungi di jaman sekarang ini. Tentu saja kemudahan yang kita dapatkan dari social network itu sangat dapat kita rasakan. Contohnya saja social network yang sangat booming di tahun 2000an yaitu Friendster, kalau yang sekarang adalah Facebook. Ini adalah contoh dari social network yang tipenya mengkoneksi friends, contoh lainnya adalah MySpace dan masih banyak lagi.

Selain social network  yang tipenya berkoneksi dengan teman, ada juga yang tipenya hanya berfungsi untuk mengupdate status, contohnya Plurk dan Twitter dan masih banyak lagi.

Tapi pernahkah kita berpikir, kenapa ada banyak orang yang mau menciptakan dan menjalankan bisnis Social Network? apakah bisnis social network ini memberikan revenue yang besar bagi perusahaannya?

baiklah kita melihat business process framework untuk social networking yang saya buat ini.

 

Jadi sebenarnya social networking hanya mengambil keuntungan melalui advertising, online credit dari game-game aplikasi dan merchandising revenue. Padahal banyak juga cost structure yang harus ditutupi. Tapi dengan banyaknya orang yang memakai social networking (dengan segala keuntungan dan kemudahannya), social networking akan tetap bertahan untuk waktu yang lama.