Open Innovation ~ Open Business Models

  • Open Innovation

Paradigma yang dipakai oleh kebanyakan perusahaan terdahulu hingga sekarang tentunya adalah closed innovation (which is kebalikan open innovation), dimana perusahaan masih berpikir untuk mengharuskan bagian research & development perusahaan mereka untuk tetap menutup diri. Mereka berharap bisa memberikan surprise pada pasar dan perusahaan lainnya pada saat akhirnya bisa memberikan inovasi. Tetapi hal ini menurut Henry Chesbrough sudah tidak efektif lagi zaman sekarang. Research yang hanya berbasis pengetahuan dan teknologi sudah tidak bisa mengikuti keinginan dan perkembangan pasar seiring berjalannya waktu.

Jadi, setelah membaca, menimbang, berpikir dan menganalisis, menurut saya Open Innovation adalah bagaimana kita harus membuka diri. Open Innovation ikut mempertimbangkan ide-ide dari luar diri kita, tidak hanya terbatas pada ide diri sendiri sehingga inovasi yang akan kita lakukan tidak hanya stuck pada apa yang kita pikirkan tetapi malah menghasilkan inovasi yang lebih baik dan akhirnya tersampaikan pada pasar yang ingin kita capai.

Contohnya….

  • P&G “Connect+Develop”

P&G sendiri mengakui bahwa 50% dari produk mereka merupakan hasil kolaborasi signifikan dengan innovator luar P&G. Mereka mempunyai program bernama “Connect+Develop” yang mengajak orang-orang untuk bekerja sama dengan P&G.

  • IDEO “OpenIDEO : An Open Innovation”

IDEO memiliki OpenIDEO challenge yaitu mengumpulkan orang-orang yang memiliki ide-ide cemerlang untuk menyelesaikan salah satu masalah terbesar di dunia.

  • Open Business Model

Nah kalo open business models ini beda lagi dengan open innovation. Apa bedanyaaaa? Saya pun binjung *zzzz*. Baiklah, mudah-mudahan ga salah ya. Yang saya tangkep sih bedanya adalah open business model ini lebih mengarah kepada bagaimana kita menjalankan bisnis, lebih kepada proses bisnis. Kalo kata Om Wiki, open business ini memiliki konsep bagaimana kita menjalankan bisnis secara “transparan” dengan cara mengintegrasikan ekosistem peserta dengan erat dan bekerja sama di ruang publik. Nah, salah satu cara “transparan” menjalankan bisnis tersebut ya dengan cara open innovation.

Contohnya….

  • DELL “Ideastorm”

Dell memiliki “Ideastorm” yang mengumpulkan ide-ide dari orang-orang, siapapun itu dan akan di-review sendiri oleh orang-orang Dell-nya. Ide-ide tersebut akan diberikan rating dan diberikan status apakah ide tersebut “Already Offered”, “Implemented”, “In Progress”, “Partially Implemented”, “Reviewed” ataupun “Under Reviewed”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s